Remahan.com

Berikut Cara Daftar IMEI HP yang Dibeli dari Luar Negeri

REMAHAN.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengingatkan mereka yang membeli handphone (hp) dari luar negeri wajib meregistrasikan IMEI ponsel tersebut lewat situs Bea Cukai dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Kewajiban ini berlaku bagi penumpang atau awak dari Sarana Pengangkut yang ingin menggunakan ponsel, komputer genggam, hingga tablet itu, menggunakan jaringan telekomunikasi Indonesia. Imbauan ini dikeluarkan setelah

Untuk melakukan registrasi IMEI bisa dilakukan melalui aplikasi Android bea cukai atau website https://www.beacukai.go.id/register-imei.html Setiap orang hanya boleh mendaftarkan dua ponsel yang dibeli dari luar negeri.

Setelah mengisi form pada aplikasi, pendaftar akan mendapatkan QR COde dan Registration ID yang nanti akan diverifikasi oleh petugas Bea Cukai pada saat kedatangan.

Baca: Panggilan Grup WhatsApp Sudah Bisa 8 Orang

Namun, bagi turis asing yang menggunakan kartu SIM asing ketika berada di Indonesia, tidak perlu melakukan registrasi. Namun, jika mereka ingin menggunakan kartu SIM Indonesia, mereka dapat melakukan pendaftaran di gerai operator untuk mendapatkan akses selama 90 hari.

Kemudian, Dirjen Bea dan Cukai mengatakan untuk perangkat telekomunikasi asal luar negeri yang dimasukan ke Indonesia melalui perusahaan jasa kiriman, proses registrasi IMEI akan dilakukan oleh perusahaan jasa kiriman melalui Bea Cukai.

Mengacu pada situs beacukai.go.id, formulir registrasi IMEI meminta pengguna untuk mengisi keterangan sebagai berikut. Pada data diri, pendaftar harus mengisi nomor penerbangan, tanggal kedatangan, tipe identitas, nomor identitas, nama lengkap, kenegaraan, NPWP, dan email.

Sedang list data barang, pendaftar bisa memasukan maksimal dua unit alat yang dibelinya dari luar negeri. Adapun yang harus diisi pada bagian itu, yakni merek, tipe, RAM, kapasitas, warna, IMEI 1, IMEI 2, mata uang, dan harga barang.

Baca: Ilmuan Klaim Temuan Ubah Aktivitas Otak jadi Teks Tertulis

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nompr 203/PMK.04/2017 tentang Ekspor dan Impor Barang Bawaan Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut menyebutkan bahwa barang bawah khusus penumpang pribadi hanya maksimal senilai US$500. Jika lebih, akan dikenakan bea masuk.

Ditjen Bea dan Cukai menyatakan registrasi IMEI bukan hanya untuk menekan penyelundupan perangkat seluler. Namun, juga bertujuan untuk mendukung industri yang kondusif di dalam negeri serta melindungi masyarakat dari perangkat yang ilegal. Rm

118 0

Artikel Terkait

Selamat Datang Mode Gelap di WhatsApp
Selamat Datang Mode Gelap di WhatsApp

Tekno

Selamat Datang Mode Gelap di WhatsApp

Mengapa Oli Bekas Berwarna Hitam, Ini Penjelasannya
Mengapa Oli Bekas Berwarna Hitam, Ini Penjelasannya

Tekno

Mengapa Oli Bekas Berwarna Hitam, Ini Penjelasannya

Bumi Ternyata saat Ini Miliki Dua Bulan
Bumi Ternyata saat Ini Miliki Dua Bulan

Tekno

Bumi Ternyata saat Ini Miliki Dua Bulan

Artikel Lainnya

Google Hapus ToTok, Diduga Aplikasi Mata-mata
Google Hapus ToTok, Diduga Aplikasi Mata-mata

Tekno

Google Hapus ToTok, Diduga Aplikasi Mata-mata

Ini Daftar Ponsel Tidak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Dari Keluaran Samsung Hingga LG
Ini Daftar Ponsel Tidak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Dari Keluaran Samsung Hingga LG

Tekno

Ini Daftar Ponsel Tidak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Dari Keluaran Samsung Hingga LG

Apple akan Bangun Satelit Sendiri
Apple akan Bangun Satelit Sendiri

Tekno

Apple akan Bangun Satelit Sendiri

Komentar