Remahan.com

WHO Sebut Kecanduan Game Ganggguan Mental, Ini Tanggapan CEO Sony

Perusahaan Sony (Net)

REMAHAN.com - Belum lama ini, World Health Organization (WHO) tmemutuskan secara resmi bahwa kecanduan game merupakan sebuah gangguan mental. Hal ini tentunya menarik perhatian banyak pihak tidak terkecuali CEO salah satu perusahaan gaming terbesar, yaitu Sony.

CEO Sony, Kenichiro Yoshida, memberikan sebuah pernyataan melalui beberapa media pemberitaan. Dia mengatakan bahwa hal ini harus ditanggapi secara serius dan semua orang harus memiliki cara tersendiri untuk menangani permasalahan ini, dilansir dari Kumparan.com.

Pernyataan Yoshida diberikan beberapa hari sebelum WHO memutuskan hal tersebut, tapi tanggapan tersebut terlihat relevan dengan keputusan yang diambil WHO. Yoshida juga mengatakan bahwa Sony memiliki beberapa sistem untuk membatasi para gamer muda pengguna PlayStation 4.

Pembatasan yang dimaksud adalah akses terhadap game-game yang dinilai hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa.

“kami telah menerapkan sistem penilaian (rating) untuk membatasi pemain terhadap game yang tidak sesuai dengan umurnya,” kata Yoshida.

Baca: Ilmuan Klaim Temuan Ubah Aktivitas Otak jadi Teks Tertulis

Selain itu, Sony juga memiliki kebijakan yang diberikan terhadap konten-konten game yang ditawarkannya. Salah satunya adalah pembatasan dan sensor terhadap game-game yang mengandung unsur seks maupun porno.

Akan sangat menarik untuk melihat apa langkah yang akan diambil oleh perusahaan gaming lainnya seperti Microsoft terhadap konsol Xbox maupun Nintendo terhadap konsol Switch.

WHO sendiri menjelaskan ‘gaming disorder’ adalah sebuah pola dimana seseorang memainkan game secara terus-menerus dan berulang-ulang baik secara online maupun offline. Karena fenomena ini, seluruh negara di dunia mulai merencanakan pengobatan dan pencegahan yang akan diterapkan pada tahun 2022. Rm

320 0

Artikel Terkait

Selamat Datang Mode Gelap di WhatsApp
Selamat Datang Mode Gelap di WhatsApp

Tekno

Selamat Datang Mode Gelap di WhatsApp

Mengapa Oli Bekas Berwarna Hitam, Ini Penjelasannya
Mengapa Oli Bekas Berwarna Hitam, Ini Penjelasannya

Tekno

Mengapa Oli Bekas Berwarna Hitam, Ini Penjelasannya

Bumi Ternyata saat Ini Miliki Dua Bulan
Bumi Ternyata saat Ini Miliki Dua Bulan

Tekno

Bumi Ternyata saat Ini Miliki Dua Bulan

Artikel Lainnya

Google Hapus ToTok, Diduga Aplikasi Mata-mata
Google Hapus ToTok, Diduga Aplikasi Mata-mata

Tekno

Google Hapus ToTok, Diduga Aplikasi Mata-mata

Ini Daftar Ponsel Tidak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Dari Keluaran Samsung Hingga LG
Ini Daftar Ponsel Tidak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Dari Keluaran Samsung Hingga LG

Tekno

Ini Daftar Ponsel Tidak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Dari Keluaran Samsung Hingga LG

Apple akan Bangun Satelit Sendiri
Apple akan Bangun Satelit Sendiri

Tekno

Apple akan Bangun Satelit Sendiri

Komentar